Zinedine Zidane di Real Madrid Selekasnya Usai

Zinedine Zidane di Real Madrid Selekasnya Usai

Zinedine Zidane di Real Madrid Selekasnya Usai – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, sedang dalam penekanan besar dalam profesinya sekarang ini. Ahli La Liga, Guillem Balague, yakini zaman kepimpinan Zinedine Zidane di Real Madrid akan selekasnya usai walau club dan si pelatih itu tetap bersama sampai minimal akhir musim ini.

Zinedine Zidane jadi figur yang bertanggungjawab atas kekalahan Real Madrid saat hadapi club Segunda Seksion, Alcoyano, dalam pertandingan Copa del Rey. Los Blancos kalah tipis 1-2 dalam laga itu.

Kekalahan itu mengisyaratkan Real Madrid tidak pernah menang di tiga pertandingan terakhir kalinya, dengan perincian dua kekalahan dan satu hasil seimbang. Mereka sempat kalah pada tangan Athletic Bilbao di Supercopa de Espana minggu kemarin, Runtutan catatan jelek yang dirasakan Real Madrid membuat status Zidane sebagai pelatih ada di ujung sundul. Tetapi, pria berumur 48 tahun itu masih yakin jika tempatnya di Santiago Bernabeu masih baik saja.

Zinedine Zidane di Real Madrid Selekasnya Usai

Zaman Zidane Selekasnya Usai

Berlainan dengan Zinedine Zidane, Balague yakini jika perjalanan si pelatih di Real Madrid akan usai. Tetapi, hal tersebut tidak berlangsung dalam kurun waktu dekat, tetapi saat musim 2020/2021 sah usai, “Gagasan mereka ialah memutuskan besar sesudah musim usai,” ungkapkan Balague sama seperti yang diambil dari BBC baru saja ini.

Mesti Di Baca : Fikayo Tomori dan Jejeran Pemain AC Milan yang Tergabung dari Chelsea

“Zidane sukses menghindar pinggir jurang seringkali, bahkan juga pada musim ini. Tetapi, teamnya telah menjumpai jalan buntet,” lanjut ahli La Liga itu.

Malas Percepat Keputusan

Menurut Balague, Real Madrid pengin memberi peluang ke Zinedine Zidane untuk kembalikan keadaan. Mereka usaha menghargakan Zidane yang telah menyembahkan beberapa hal untuk Real Madrid, baik selaku pelatih atau pemain,”Ia ialah legenda club yang akan menyaksikan bagaimana keadaan berjalan. Mereka malas percepat keputusan karenanya tidak jamin apa saja,” tutur Balague.

“Kekesalan bukan hanya berawal dari hasil, walaupun hasilnya memang tidak baik. Ada dua hal yang membuat hirarki Real Madrid sedikit terusik.”

“Mereka menyaksikannya tidak memberi perintah di menit akhir waktu menantang Alcoyano dan tidak ada perintah pada interval set pertama waktu extra time. Ini memverifikasi minimnya perintah yang pemain peroleh pada umumnya,” ujarnya.

Baca Juga :

Pemicu Mengapa Account Poker Online Terkunci Atau Terblokir

Situs Judi Agen Poker Online Terpercaya Di Internet

Pkv Games Permainan Yang Menarik